Lebih Kenal Lebih Dekat: Pejuang Kebersihan

Menjaga agar lingkungan kampus tetap bersih dan asri adalah kewajiban tidak tertulis bagi setiap orang, dimulai dari mahasiswa, dosen bahkan petinggi kampus sekalipun. Kebutuhan agar lingkungan tetap bersih dan rapih pada akhirnya akan menciptakan kondisi belajar mengajar yang lebih kondusif. Namun sayangnya, menjadi pribadi yang seutuhnya mampu menjaga kebersihan belum dimiliki oleh semua orang, termasuk mahasiswa. Sadar atau tidak, sebagian dari mahasiswa masih sering meninggalkan plastik cemilan ditempat-tempat umum atau meninggalkan bungkus makanan di dalam kelas. Kita menyadari bahwa perbuatan tersebut salah, namun dibenak kita sudah tersimpan mindset bahwa ada petugas kebersihan yang akan merapihkan dan membersihkan kembali sampah-sampah tersebut.

Cleaning Service (CS) hadir untuk membantu terciptanya lingkungan yang bersih, rapih dan nyaman digunakan sehingga mampu menunjang kegiatan perkuliahan. Namun harus disadari bersama bahwa menjaga lingkungan untuk tetap bersih adalah tugas semua pihak. Di gedung Fakultas Komunikasi dan Bisnis sendiri terdapat sebanyak 22 orang cleaning service. Salah satu CS yang mungkin sering kita lihat di lantai 1 gedung FKB adalah Pak Rudi. Pak Rudi sendiri telah bekerja sebagai CS selama 5 tahun terakhir. “Sejak gedung ini ada, Bapak mah udah kerja disini” tuturnya. Beliau juga mengatakan bahwa jumlah CS yang bertugas di tiap lantai berbeda-beda. “Untuk lantai 1 itu ada 2 orang. Bapak ditemani sama kang Wawan. Kalau dilantai 2 CS-nya cukup banyak karna mobilitasnya juga tinggi”. Dibalik senyumnya yang ramah, Pak Rudi sangat mengutamakan kebersihan, khususnya di lantai 1. Meskipun dirasa cukup berat karna jumlah petugas yang sedikit, beliau tetap berjuang keras untuk membuat lantai 1 terlihat bersih. Saat ditemui, beliau mengira bahwa ada keluhan dari mahasiswa. Bahkan Pak Rudi dan CS lainnya sudah siap untuk mengeksekusi keluhan yang akan disampaikan. Hal ini menujukan kesigapan beliau untuk menjaga agar mahasiswa tidak terganggu dengan masalah kebersihan.

Setiap hari, Pak Rudi dan CS lainnya harus berada di kampus setidaknya pukul 06.00 pagi. Jarak 32 kilometer atau setara dengan 65 menit dari Cicalengka ke Telkom University harus ditempuh Pak Rudi setiap harinya. Menurut pak Rudi, jarak tersebut bukan lah suatu masalah, beliau tetap senang menjalani pekerjaannya sebagai cleaning service. Pak Rudi juga menyadari bahwa bekerja sebagai CS membuat dirinya harus berpacu dengan waktu. Setibanya di gedung FKB, pak Rudi harus segera menjalankan tugasnya. “kadang saya suka bingung mau beresin yang mana dulu. Kadang lagi bukain kelas, tapi dipanggil untuk mengerjakan yang lain. Tapi tetap aja semuanya harus diselesaikan secepat mungkin. Kasian juga mahasiswa dan dosen kalau kelasnya mau dipake tapi belum bersih”. Selain itu, selama ini mahasiswa telah salah paham. Jika ada hal teknis seperti proyektor yang bermasalah ternyata bukan menjadi tugas dari cleaning service. “kita juga sebenarnya sering bingung kalau ada laporan soal proyektor bermasalah, harusnya mah laporannya ke logistik, tapi karna sudah sering kejadian seperti ini, dari kita tetap coba bantu sebisanya”.

Baik Pak Rudi dan CS lainnya menghimbau kepada mahasiswa untuk melapor jika merasa ada keluhan tentang kebersihan. Disamping itu, jajaran cleaning service juga berharap bahwa mahasiswa juga ikut membantu menjaga kondisi lingkungan tetap bersih. “Bukannya melepas tanggung jawab, tapi kami juga berharap mahasiswa ikut menjaga kebersihan, karna kalau lingkungan kita bersih akan terasa nyaman untuk ditempati”.

Sebagai seorang mahasiswa, diperlukan sebuah inisiatif dan kesadaran penuh untuk ikut berperan mewujudkan kondisi lingkungan yang kondusif. Pada dasarnya, kita tetap bisa menggunakan kelas untuk belajar, makan siang di kantin atau sekedar santai dengan teman-teman, namun kita juga sepenuhnya sadar bahwa menggunakan kelas yang dipenuhi sampah akan mengganggu kondusifitas dan konsentrasi belajar, begitupun makan di meja yang berceceran sampah juga akan menghilangkan nafsu makan. Untuk itu, menjaga kebersihan merupakan tugas yang sama-sama harus disadari dan dilakukan oleh semua pihak, bukan hanya oleh cleaning service, tapi juga mahasiswa. (BS)

#DAGREAL

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s