PERINGATAN OLIMPIADE MODERN

google-olimpiade-medansatu

Google Doodle pada hari Rabu (6/4/2016) merayakan Olimpiade modern pertama dunia. Pesta Olahraga Dunia atau Olimpiade modern pertama di dunia ini digelar pertama kali di ibukota Yunani, Athena, tepatnya di Stadion Panathinaiko. Olimpiade ini diselenggarakan oleh bangsawan Prancis, Pierre de Coubertin. Tujuan dari diadakannya olimpiade ini adalah untuk menggalang persahabatan antar bangsa di dunia,120 tahun yang lalu, tepatnya pada 6 April 1896.

Memeriahkan peringatan olimpiade modern pertama tersebut, Google hari ini memajang logo dua tiang dan hiasan daun salam ala Yunani. Sedangkan di bagian huruf “O” terdapat ilustrasi cabang olahraga tertentu, misalnya maraton.

Olimpiade musim panas ini kemudian dikenal dengan nama Games of the I Olimpiade dan berlangsung antara 6 April 1896 hingga 15 April 1896. Saat itu, hanya ada 9 cabang olahraga saja yang dilombakan. Cabang olahraga tersebut antara lain atletik, sepeda, anggar, menembak, senam, renang, tenis, angkat besi, dan gulat. Olimpiade modern ini pun mengenalkan pertama kalinya lomba lari maraton yang menempuh rute 25 mil yang dimenangkan oleh orang Persia.

Jumlah peserta dan atlet yang ikut serta juga masih sedikit, hanya 13 negara dengan jumlah atlet sebanyak 243 orang. Adapun motto olimpiade pertama ini adalah “Citius, Altius, Fortius” yang berarti “lebih cepat, lebih tinggi dan lebih kuat”. Olimpiade ini berlangsung selama 9 hari, sampai dengan tanggal 15 April 1896. Olimpiade pertama di dunia ini telah cukup sukses dilaksanakan. Hanya dengan 9 hari waktu pelaksanaannya, acara ini telah dianggap sukses karena mampu melibatkan banyak negara dunia untuk terlibat dan bergabung dalam perlombaan.

Olimpiade modern pertama ini dapat juga disebut sebagai turnamen yang bangkit dari kematian, mengapa begitu? Pada zaman Yunani Kuno telah ada tradisi Olimpiade ini, namun pada zaman kepemimpinan Kaisar Theodosius I sempat melarang diadakannya turnamen olahraga karena alasan agama. Setelah 1.500 tahun berlalu akhirnya, Olimpiade Athena “hidup kembali” dengan semangat dari penduduk dunia. Sekitar 60.000 penonton memenuhi Stadion Panathinaiko pada saat itu. Olimpiade inilah yang menjadi titik dimulainya ikatan persahabatan dunia melalui bidang olahraga.

Hingga saat ini, Olimpiade rutin dilakukan dalam kurun empat tahun sekali di berbagai negara secara bergantian. Lebih dari 200 negara terhimpun untuk mengikuti ajang olahraga terbesar di dunia. Olimpiade ini terbagi menjadi dua, yaitu Olimpiade Musim Panas dan Olimpiade Musim Dingin. Dimana perlombaan yang dilakukan menyesuaikan dengan olahraga yang biasa dilakukan pada musim tertentu.

Perhelatan ini tidak saja menyatukan berbagai negara, namun berkaitan juga dengan politik dan ekonomi negara di dunia. Negara-negara di dunia berlomba-lomba untuk menjadi tuan rumah event olahraga terbesar ini. Namun tak mudah untuk menjadi host Olimpiade ini, butuh persyaratan kenegaraan, seperti negara bersangkutan harus memberikan jaminan bahwa mereka mampu mendanai kebutuhan Olimpiade dan mematuhi Piagam Olimpiade dan peraturan lainnya yang ditetapkan oleh IOC (International Olympic Committees). Setelah melewati tahap-tahap yang panjang, barulah mereka dapat menjadi kota-kota kandidat tuan rumah Olimpiade terpilih yang akan dilanjutkan dengan voting oleh IOC setelah melakukan survey ke kota-kota tersebut.

Terakhir Olimpiade diselenggarakan di London pada tahun 2012. Indonesia mengirimkan 22 atlet, dengan rincian sembilan atlet berasal dari cabang bulu tangkis, kemudian diikuti oleh cabang angkat besi sebanyak enam atlet. Sementara cabang atletik meloloskan dua atlet. Sedangkan anggar, panahan, renang, judo dan menembak masing-masing meloloskan satu atlet. Dalam ajang ini, Indonesia berhasil meraih satu medali perak dan satu medali perunggu, di mana keduanya dipersembahkan oleh atlet dari cabang angkat besi.

Tuan rumah dari Olimpiade selanjutnya adalah negara Brazil tepatnya di kota Rio De Jenerio yang akan dilaksanakan Agustus 2016 tahun ini. Berbagai persiapan telah dilakukan untuk menyukseskan perhelatan olahraga terbesar di dunia ini. Berapa atlet yang akan di kirimkan Indonesia untuk ajang ini? dan Apakah Indonesia dapat meraih dan membawa pulang kembali medali? Kita tunggu saja!

#OSBRIGHT

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s