PANCASILA IDEOLOGI NKRI


​Pemerintah telah menetapkan 1 juni sebagai Hari Lahir Pancasila. Penetapan tersebut merupakan upaya mengamalkan nilai-nilai pancasila secara kolektif kepada semua elemen masyarakat. Pancasila merupakan ideologi yang tidak tergantikan bagi bangsa indonesia. Sebab Pancasila merupakan rangkuman dari nilai-nilai luhur nusantara yang perlu dijaga.

 
Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah, terlebih nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila yang dicetuskan oleh presiden pertama RI bung karno. Pancasila adalah ideologi bangsa dan dasar negara yang merupakan roh serta jiwa dari bangsa Indonesia. Sebagai ideologi bangsa Indonesia sudah sepatutnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila kedalam kehidupan sehari-hari.

 
Pancasila harus terus dijaga. Dengan Pancasila sendi-sendir negara akan kokoh, tak tergoyahkan, dan dengan Pancasila kemungkinan masuknya ideologi lain dapat kita tangkal.
Lalu mengapa tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahir Pancasila?

Sesuai fakta sejarah, Pancasila tidak terlahir dengan seketika pada tahun 1945, tetapi membutuhkan proses penemuan yang lama, dengan dilandasi oleh perjuangan bangsa dan berasal dari gagasan dan kepribadian bangsa Indonesia sendiri.

 
Perjalanan panjang lahirnya Pancasila pada masa-masa akhir Perang Dunia II, kekalahan Jepang pada sekutu dalam perang Pasifik tidak lagi bisa disembunyikan. Hal ini mendesak Jenderal Kuniaki Koisi yang saat itu menjabat sebagai Perdana Menteri (PM) Jepang untuk mengumumkan sebuah rencana untuk negeri zamrud khatulistiwa ke depannya pada tanggal 7 September 1944. Hal yang diumumkan oleh Koisi ternyata adalah sebuah rencana untuk memerdekakan Indonesia ketika Jepang berhasil memenangkan perang Asia Timur. Pengumuman tersebut diharapkan akan membuat Indonesia berpikir bahwa pasukan sekutu adalah perenggut kemerdekaan mereka.
Bibit itulah yang menjadi cikal bakal lahirnya Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Indonesia. Di mana muncul ketika pada 1 Maret, Kumakichi Harada memberitahukan tentang pembentukan badan yang bertugas menyelidiki usaha persiapan kemerdekaan dengan nama Dokuritsu Junbi Cosakai Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau disingkat BPUPKI. Ketika BPUPKI secara resmi dibentuk pada 29 April 1945, yang ditunjuk menjadi ketua adalah Radjiman Wedyodiningrat, didampingi oleh Raden Pandji Soeroso. Ketika didirikan, BPUPKI memiliki 67 anggota dengan 7 diantaranya merupakan orang Jepang yang tidak memiliki hak suara.

 
BPUPKI mengadakan sidang pertama mereka tanggal 28 Mei 1945 di gedung Volksraad, Jalan Pejambon 6, Jakarta Pusat. Sidang hari pertama ini hanya merupakan upacara pelantikan, dan sidang sesungguhnya baru dimulai keesokan harinya selama empat hari. Pada sidang ini, Muhammad Yamin menyampaikan pidato dan merumuskan hal yang menjadi awal sejarah lahirnya Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Indonesia, yaitu ideologi Kebangsaan, ideologi kemanusiaan, ideologi ketuhanan, ideologi kerakyatan, dan ideologi kesejahteraan.

 
Adapun pada tanggal 1 Juni 1945, Soekarno mencetuskan dasar-dasar kebangsaan, internasionalisme, kesejahteraan, ketuhanaan, dan mufakat sebagai dasar negara. Bung Karno juga memberi nama dasar-dasar tersebut Pancasila, dari kata panca yang berarti lima dan sila yang berarti dasar atau azas. Usulan Pancasila milik Soekarno kemudian ditanggapi dengan serius, menyebabkan lahirnya Panitia Sembilan yang berisi Soekarno, Mohammad Hatta, Marami Abikoesno, Abdul Kahar, Agus Salim, Achmad Soebardjo, Mohammad Yamin, dan Wahid Hasjim. Panitia ini kemudian bertugas untuk merumuskan ulang Pancasila yang telah dicetuskan oleh Soekarno dalam pidatonya. Rumusan selanjutnya yang nantinya menjadi pencipta sejarah lahirnya Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Indonesia adalah ketika dibuatnya Piagam Jakarta, di sebuah rapat nonformal pada 22 Juni 1945 dengan 38 anggota BPUPKI.

Akhirnya 1 Juni 1945 resmi dijadikan sebagai hari lahirnya Pancasila, dikarenakan usulan Pancasila pertama kali disampaikan oleh Soekarno pada tanggal tersebut. Hari Lahir Pancasila akhirnya ditetapkan oleh Presiden Jokowi pada tanggal 1 Juni 2016 dengan Keputusan Presiden Nomor 24 tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila yang ditandatangani di Bandung, Jawa Barat.

Inti dari Pancasila adalah gotong royong. Gotong royong harus menjadi sifat, sikap, dan semangat bangsa dalam membangun Indonesia. Prinsip keutuhan yang berlandasan gotong royong membuat kehidupan beragama menjadi rukun dan jauh dari keteringgungan, membuat kasih sayang, dan saling menghargai antara satu sama lain. Selain itu nilai kemanusiaan yang berdasarkan gotong royong membuahkan kerukunan yang saling menghargai, dan begitupun seterusnya dengan prinsip persatuan, demokrasi, juga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kita Ketahui bahwa Pancasila ini adalah ideologi bangsa kita, yaitu bangsa Indonesia. bangsa yang terdiri dari berbagai macam suku dan budaya. Bangsa yang menurut saya sendiri ini memiliki beragam warna untuk dilihat dan dirasakan. Bangsa yang Orang Orangnya memiliki perbedaan yang besar tetapi tetap 1.  Bangsa yang Menurut Kami penuh dengan keindahan dan di isi dengan Ideologinya yang kokoh ini adalah Bangsa Patut Untut dicontoh akan tetapi….

Sebenarnya jika dilihat lagi untuk keadaan akhir-akhir ini yang terjadi di Indonesia adalah bisa dikatakan Memprihatinkan, bahwa sebagai ideologi, Pancasila makin pudar dari waktu ke waktu. Alih-alih menentang komunisme, menolak liberalisme, tetapi sejatinya Pancasila itu sendiri sedang dalam proses kemunduran yang dahsyat. Sebagai ideologi, Pancasila telah mencapai posisi puncak pada tanggal 30 September 1960, bersamaan dengan pidato Presiden Sukarno di depan Sidang Umum PBB ke-15. Naskah pidato Bung Karno begitu termasyhur dengan judul megah: “To Build the World Anew”, membangun tatanan dunia yang baru berdasarkan Pancasila.

Dalam kesempatan itu, dengan sangat fasihnya, Bung Karno mengupas satu demi satu Pancasila dan penafsiran serta pemaknaannya. Ia juga dengan bangga mengatakan bahwa Pancasila adalah sebuah ideologi alternatif. Pidato Bung Karno telah memukau para pemimpin dunia, dan Pancasila yang dirangkai dari butir-butir manikam warisan bangsa Nusantara, telah merasuk ke dalam sanubari para pemimpin dunia.

Ada baiknya, dalam memperingati Kelahiran Pancasila 1 Juni, kita tidak hanya menengok sejarah lahirnya Pancasila, atau menyoal tentang makin tipisnya pamahaman generasi muda terhadap makna  ideologi Pancasila. Saya mengajak, kita meluangkan waktu sejenak, baca kembali pidato lahirnya Pancasila yang diucapkan Bung Karno. Kita resapi, dan kita sebarkan sebagai bagian dari upaya melestarikan ideologi bangsa.
Source :

https://suryaden.com/pangreh/hari-lahir-pancasila

https://rosodaras.wordpress.com/tag/lahirnya-pancasila/

http://malahayati.ac.id/?p=27602

SELAMAT HARI LAHIR PANCASILA!!!

Saya Indonesia!!! Saya Pancasila!!!
#DEPLUAIRS

#BEMFKBTELU

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s